LANGIT7.ID - Dinar Sita Almira, gadis penyandang disabilitas berusia 9 tahun asal Tangerang jadi salah satu peserta Hafiz Indonesia 2022. Hafiz Indonesia merupakan salah satu program yang menyajikan kemampuan anak-anak dalam menghafalkan dan melafalkan rangkaian ayat suci Al-Qur’an.
Pada 2022, kompetisi ini sudah masuk satu dekade atau sudah musim ke-10 melahirkan juara hafiz Quran. Nama Dinar menyita perhatian penonton saat tampil di kompetisi yang dipandu presenter Irfan Hakim itu.
Suara Dinar yang merdu menyebabkan suasana menjadi haru. Ada satu ungkapan yang ditujukan kepada salah satu dewan juri, Ustadz Amir Faishol Fath. Dia meminta Ustadz Amir mendoakan agar bisa cepat sembuh.
“Abi Amir minta doanya ya, agar Dinar cepat sembuh,” kata Dinar dengan nada lirih dari atas kursi roda.
Baca Juga: Amir Faishol Fath, Ulama Tafsir Qur'an dan 'Ayah' Para Hafiz
“Tidak ada sama sekali manusia yang bisa sembuhkan, tidak ada. Yakinlah pada Allah Ta’ala, semoga Allah memberkahi,” ujar Abi Amir.
Menurut keterangan Ibu Dinar, sang anak sudah menggunakan kursi roda dikarenakan sakit. Sakit Dinar sudah mulai parah sekitar 4 tahun lalu. Saat ini, sudah memasuki tahun keenam dan masih menjalani terapi. Bungsu dari dua bersaudara itu jatuh sakit pada usia balita.
Saat itu, pada usia 3 tahun saat Dinar sedang senang-senangnya sekolah dan menghafal Al-Qur’an, dia kehilangan kemampuan berjalan. Dia sampai tak mau makan. Namun, itu menyurutkan semangat untuk menghafal Al-Qur’an.
“Umur 3 tahun Alhamdulillah sudah hafal 25 surah,” cerita Ibu Dinar mengenang masa itu ketika menemani Dinar di Panggung Hafiz Indonesia 2022.
Sang ibu mengaku tak tahu sakit apa yang diderita Dinar. “Enggak tahu sakit apa, sampai dia ketakutan dibawa berobat ke mana-mana,” ucap sang ibu. Dinar bahkan tak ingin berobat lagi dan lebih memilih menghafal Al-Qur’an saja.
Saat minum obat pun, rasa sakit Dinar tidak hilang. Dinar hanya membaca Al-Qur’an agar bisa menahan rasa sakitnya. Menurut sang Ibu, selama hampir satu tahun, dia harus memotong bajunya ketika mengganti pakaian, karena Dinar selalu kesakitan di seluruh tubuhnya.
Boim Lebon, Produser Hafiz Indonesia, menceritakan, Dinar merasa tubuhnya lebih nyaman ketika membaca Al-Qur’an. Sejak saat itulah Dinar akrab dengan Quran.
Dia mulai belajar membaca dan menghafal seiring dengan mulai pulih tubuhnya. Hanya saja sampai sekarang Dinar masih belum bisa berjalan. Tapi Dinar terus bersinar, banyak kegiatan yang berhubungan Qur'an dia ikuti.
Baca Juga: Subhanallah, Anak Ini dengan Keterbatasannya Hafal 30 Juz“Sehingga piala dan penghargaan berjejer rapi di ruang tamu rumahnya di kawasan Kresek Tangerang sana. Dinar telah menjadi anak kebanggaan yg kelas bs bikin kedua ortunya bahagia dunia akhirat,” kata Boim di akun instagram-nya, dikutip Kamis (28/4/2022).
Sang Ibu selalu menggendong Dinar bila mau masuk kelas. Sang ibu sedikit repot jika kelas Dinar ada di lantai dua. Bisa dibayangkan bagaimana lelah yang dirasakan.
“Tapi sang ibu tidak cengeng, dia terus jaga dan temani Dinar. Dinar pun menjadi gadis mungil penuh percaya diri sehingga bisa lolos finalis Hafiz Indonesia yang tayang di RCTI. Dinar memberi inspirasi kepada kita semua utk selalu dekat dan dekap dengan Al-Qur’an,” kata Boim.
(jqf)